Ibu, itulah tiga huruf yang sangat berarti dalam perjalanan hidupku. Tiga huruf yang bisa dikatakan sederhana tapi, tidak pada kenyataannya. Karena bagi mereka yang terjatuh bisa bangkit kembali, yang bersedih hati bisa tertawa lepas kembali. Sebuah moodboster bagiku.
Ibu lah yang sejak kecil selalu menjaga dan merawatku dengan segenap kasih sayang yang begitu tulus. Tak pernah mengenal kata lelah. Setiap lelah yang dirasakan akan sirna ketika melihat buah hatinya tersenyum manis. Terkadang ibu terpaksa berbohong kepadaku mengenai kondisi kesehatannya. Ibu tidak mau membuat anaknya khawatir.
Ibu yang selalu meluruskan langkahku ketika langkahku mulai berbelok. Menasehatiku tanpa amarah walau terkadang aku tidak meresponnya dengan baik. Tapi, ibu tetap bersabar menghadapiku.
Ibu yang selalu menyayangiku dengan tulus. Belaiannya begitu nyaman.
Maafkan aku, selama ini telah melukai hatimu ibu. Terkadang mata hatiku tertutup akan keegoisanku, ibu.
Aku tersadar. Tidak ada yang bisa menggantikan kasih sayangmu. Ocehan ibu yang selalu aku acuhkan ternyata tidaklah sia-sia.
Aku rindu ibu. Aku ingin memeluk ibu dan mengatakan "terima kasih telah menjadi ibu yang terbaik buatku". Aku disini berjuang demi ibu. Doakan anakmu ini berhasil, bu. Aku akan berusaha lebih baik lagi. Ya Allah, berilah balasan yang sepadan dengan ketulusan ibu. Semoga diusianya sekarang ibu selalu sehat. Semoga ibu tetap ada disampingku sampai aku berhasil membuatnya tersenyum bahagia dan bangga mempunyai anak sepertiku. Izinkan aku membahagiakan ibu ya Allah.
Selasa, 22 Desember 2015
Terima kasih, ibu ❤❤
Langganan:
Komentar (Atom)